You are missing some Flash content that should appear here! Perhaps your browser cannot display it, or maybe it did not initialise correctly.

About Us

About Us

Sejak ditetapkan sebagai BHMN maka ITB harus mampu mandiri di segala bidang termasuk finansial karena sejak saat itu dari seluruh anggaran ITB hanya sebagian yang berawal dari subsidi pemerintah. Oleh karena itu pada tanggal 1 Juni 2002 didirikanlah Endowment Fund ITB-Satuan Kekayaan dan Dana sebagai salah satu bukti kemandirian ITB dalam bidang finansial.

baca selengkapnya...

Testimoni

Ir. Rinaldi Firmansyah (Direktur Utama PT. Telkom Indonesia, Ketua Endowment Fund ITB):
"Endowment Fund ITB telah dibangun dengan sangat tepat dan teliti sejak tahun 2004. Tugas Endowment Fund saat ini dan di masa mendatang bekerja lebih cepat dan akurat, sehingga dapat mendorong setiap percepatan yang dibutuhkan oleh ITB, almamater kita tercinta."

Dr. Tutus Gusdinar Kartawinata (Dekan Sekolah Farmasi ITB):
“Endowment Fund membantu program pendidikan dalam hal pengadaan beasiswa bagi mahasiswa, pengadaan peralatan dan fasilitas pendidikan serta sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan. Dengan terpenuhinya kebutuhan mendasar dan fasilitas pendidikan ini, sya yakin ITb akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar lagi kepada dunia ilmu pengetahuan dan teknologi bahkan menjadi World Class and Research University.”

M. Hatta Rajasa (Ketua Umum IA ITB):
"Sampai kapanpun dan dimanapun, alumni tetap bisa berbuat nyata untuk almamater. Saatnya kita dukung ITB yang lebih maju!"

Lana Winayanti (Arsitektur '78)
"SKD sangat diperlukan sebagai lembaga penggalang dana. Perlu kreativitas dan terobosan dalam penggalangan dana untuk mendukung kegiatan akademik dan kegiatan pendukungnya."

Hilmi Panigoro:
“JIka kita telah menganggap ITB sebagai ibu kedua, tentu dengan ikhlas kita akan melakukan apapun untuk membuatnya menjadi lebih berkualitas dan kompeten sebagai penyelenggara pendidikan terkemuka di Indonesia.”

Ridwan Nugraha (Biologi '03)
"Bagaimanapun kampus ini berjasa bagi saya dan mudah-mudahan saja hal ini bisa terus tertanam hingga nanti."

Ir. Iman Taufik (Alumni Teknik Mesin’67, Donatur):
“Saya menjadi donatur program Endowment Fund dengan harapan dapat memberikan sesuatu kepada almamater”

Audrey Clarissa (Farmasi'02, Mantan IPSF President 2006-2007)
"Dengan keberadaan SKD juga, saya harap ITB dapat menjadi universitas yang menghasilkan SDM-SDM handal untuk kemajuan bangsa"

Dr. Ir. Ridho Kresna Wattimena, MT (Kaprodi Teknik Pertambangan ITB):
"Dana Endowment Fund yang kami terima digunakan untuk pengembangan dosen, dengan mengirimkan dosen untuk mengikuti seminar-seminar tentang perencanaan tambang dan ‘block modelling’, tidak jarang kita juga mengalokasikan dana itu untuk keperluan mahasiswa kami.”

of

Program

Endowment Fund ITB berperan aktif dalam menggalang dan mengelola dana lestari dan dana donasi lainnya yang disalurkan untuk ITB. Donasi yang diterima oleh Endowment Fund ITB diinvestasikan kembali dalam berbagai instrumen investasi beresiko rendah untuk menjamin tumbuh kembang investasi yang stabil dalam jangka panjang.

Succes Story

Berbalut kemeja putih lengan panjang, pria berusia 65 tahun ini begitu tampak kalem penuh wibawa. Itulah kesan pertama yang ditangkap oleh tim Cinta ITB saat diterima oleh Theodore Permadi Rachmat untuk wawancara eksklusif di kantornya, Menara Kadin Lantai 23, Jakarta, beberapa waktu lalu. Meski waktu wawancara yang relatife singkat, mantan orang nomor satu di Group Astra itu tetap lugas dan bersemangat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, baik seputar pekerjaan maupun seputar ITB, kampus yang menurutnya telah membuat dia besar seperti sekarang ini. Setidaknya sekelumit kalimat itulah salah satu yang diucapkan pria yang biasa disapa Teddy ini.
Copyright SKD ITB 2009 Endowment Fund Website